October 5, 2022
Keseruan-Maudy-Ayunda-Ngobrol-dengan-Nadiem-Makarim-tentang-Pendidikan-Indonesia-dan-AS

Aktris Maudy Ayunda yang sama-sama peduli dengan pendidikan belum lama ini melakukan obrolan online dengan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim.

Pembicaraan berlangsung seru, apalagi Maudy Ayunda saat ini sedang menyelesaikan program pascasarjana dengan jurusan administrasi bisnis dan jurusan pendidikan di Stanford University, Amerika Serikat (AS).

Nadiem Makarim menghela napas saat disambut Maudy Ayunda. ditanya

Maudy Ayunda bertanya kepada pendiri Gojek tentang perubahan yang paling dirasakannya setelah diangkat sebagai menteri tahun lalu.

Sebelum Nadiem Makarim menjawab, dia menarik napas dalam-dalam dan berkata “ya”. Dia juga memuji pertanyaan Maudy yang sangat bagus.

Baca juga: 4 Hal Menarik dari Percakapan Maudy Ayunda dengan Nadiem Makarim

Nadiem Makarim mengatakan hal yang paling mencolok adalah profil publiknya.

Dapatkan informasi, inspirasi, dan wawasan di email Anda.
email pendaftaran

“Ya memang benar banyak orang yang mengenal saya ketika saya di Gojek

, tapi bukan seperti itu lho. Mungkin yang paling mengagetkan sebenarnya adalah penyesuaian diri yang Anda butuhkan untuk menjadi seorang PNS,” kata Nadiem kepada wartawan. Live -Ditransmisikan ke Instagram, Jumat (27 November 2020).

“Konsepnya community relation, media sosial, saya tidak bisa keluar ke jalan, saya pergi ke restoran dan orang-orang menghentikan saya,” katanya lagi.

Maudy merasakan perbedaan sistem di negeri Paman Sam

Maudy Ayunda berbagi perbedaan dalam sistem pendidikan di Amerika Serikat.

“Bagi saya yang paling merasa ruang untuk berkembang, mungkin aspek pembelajaran dimana anak-anak itu satu, suka proses belajarnya,” kata Maudy Ayunda.

Baca juga: [HYPE POPULER] Maudy Ayunda Biarkan Nadiem Makarim Bernapas | Tarif artis ST dan SH Rp 110 juta

Kedua, menurut Maudy, masyarakat di sana lebih bertanggung jawab untuk belajar.

Sehingga timbul kemandirian dan rasa ingin tahu untuk mempelajari sesuatu.

Ketiga, ada lebih banyak penekanan di AS pada keterampilan individu seperti berpikir kritis dan keterampilan memecahkan masalah.

Nadiem Makarim menyinggung program mahasiswa Pancasila

Dengan perbedaan itu, Maudy mengaku penasaran apa penyebabnya.

Nadiem mengatakan ada beberapa faktor. Namun lulusan Harvard University itu mengatakan ada program serupa yang sedang berlangsung di masa depan, Mahasiswa Pancasila.

Baca juga: Menanggapi Keingintahuan Maudy Ayunda, Nadiem Makarim Singgung Siswa Pancasila

“Jadi ini hasil pendidikan kita, yang barusan dikatakan ada budi pekerti luhur, kemajemukan global, kemandirian, kreativitas, gotong royong, kolaborasi dan berpikir kritis, dan ini semua enam profil mahasiswa Pancasila,” kata Nadiem Makarim. .

“Bukan karena tujuan ke luar negeri atau apa, tidak. Sama saja, itu skill kritis yang dibutuhkan di masa depan kita,” tambahnya.

Untuk dapat melatih peserta didik Pancasila, menurut Nadiem, guru harus terlebih dahulu dilatih untuk menunjukkan karakter tersebut.

Permintaan untuk diajarkan dalam sistem pendidikan Stanford

Nadiem Makarim pun meminta Maudy Ayunda untuk memberi penjelasan tentang sistem pendidikan yang pernah dipelajarinya di Stanford.

Belum lama ini, Maudy mengambil kelas pendidikan dan mengaku ada konsep yang bisa ia bagikan.

Baca juga: Maudy Ayunda Ungkap ke Nadiem Makarim Perbedaan Sistem Pendidikan AS dan Indonesia

“Jadi kerangka yang digunakan untuk menyelesaikan setiap masalah sosial adalah ide penyimpangan positif. Bahwa pendekatan kita tidak mencari solusi dari luar,” kata Maudy Ayunda.

Penyebabnya, kata Maudy, ketika menghadapi masalah sosial, mereka biasanya cenderung mencari ahli dari luar dan kemudian menerapkan solusi.

“Penyimpangan positif adalah sebuah ide dimana kita mencari orang-orang yang juga mengalami keterbatasan dan keterbatasan yang sama di lingkungan yang sama, tetapi entah bagaimana mendapatkan hasil yang berbeda dari yang lain. Pasti ada satu atau dua hal yang dilakukan orang itu yang mengarah ke hasil yang berbeda”, jelas Maudy Ayunda.

Baca juga: Maudy Ayunda Ungkap ke Nadiem Makarim Perbedaan Sistem Pendidikan AS dan Indonesia

Menurut Maudy, konsep ini juga menjadikan tanggung jawab anggota komunitas untuk mencari jalan keluar.

LIHAT JUGA :

indonesiahm2021.id
unesa.id
unimedia.ac.id
politeknikimigrasi.ac.id
stikessarimulia.ac.id
ptsemenkupang.co.id